Perhitungan Bunga Efektif Tanpa Rumus

Bunga efektif adalah cara perhitungan bunga pinjaman dimana bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman yang semakin berkurang setiap periode pembayaran.

Ciri-ciri Bunga Efektif:
* Besar bunga menurun setiap periode
* Angsuran pokok tetap
* Total angsuran (pokok + bunga) semakin kecil
* Umum digunakan pada kredit bank jangka menengah/panjang (misalnya KPR)

Rumus bunga per periode:
\[\text{Bunga} = \text{sisa pokok pinjaman} \times \text{suku bunga}\]

Contoh singkat:
Pinjaman Rp12.000.000 dengan bunga efektif 12% per tahun dan tenor 12 bulan.
* Angsuran pokok per bulan = Rp12.000.000 ÷ 12 = Rp1.000.000
* Bunga bulan pertama = 12% × Rp12.000.000 ÷ 12 = Rp120.000
* Bunga bulan berikutnya dihitung dari sisa pokok, sehingga makin kecil.

Contoh kasus: Pak Somad menerima pinjaman dari bank X sebesar Rp. 10.000.000,- dengan jangka waktu 12 bulan dan suku bunga 1% efektif.

Jika kita ingin menghitung besar angsuran selama satu tahun maka yang perlu kita ketahui yaitu bahwa:
Angsuran : Angsuran Pokok + Angsuran Bunga
Angsuran pokok per bulan = Pokok pinjaman / jangka waktu pembayaran
Angsuran bunga per bulan = Saldo pinjaman bulan terakhir x suku bunga per tahun / 12

Pembahasan:

Untuk Angsuran Pokok
Angsuran pokok per bulan:= Pokok pinjaman/ Jangka waktu pembayaran
Angsuran pokok per bulan:
= 5.000.000,- / 12
= 416.667,-
Jadi setiap bulannya, Pak Somad  membayar angsuran pokok (tanpa bunga) sebesar 833.333

Untuk Angsuran Bunga
Angsuran Bunga ke-1:
= Saldo ke-0 x Suku Bunga
= 5.000.000 x 1%
= 50.000,-
Besar angsuran pada bulan ke-1 yaitu
= Angsuran pokok  + Angsuran bunga 1
= 416.667 + 50.000
= 466.667
Sisa yang belum di bayar : 5.000.000-466.667=4.533.333

Angsuran Bunga ke-2:
= Saldo ke-1 x Suku Bunga
= 4.533.333 x 1%
= 45.333,-
Besar angsuran pada bulan ke-2 yaitu
= Angsuran pokok  + Angsuran bunga 2
= 416.667 + 45.333
= 462.000
Sisa yang belum di bayar : 4.533.333-462.000=4.071.333

Angsuran Bunga ke-3:
= Saldo ke-1 x Suku Bunga
= 4.071.333 x 1%
= 40.713,-
Besar angsuran pada bulan ke-3 yaitu
= Angsuran pokok  + Angsuran bunga 3
= 416.667 + 40.713
= 457.380
Sisa yang belum di bayar : 4.071.333-457.380=3.613.953

Angsuran Bunga ke-4:
= Saldo ke-1 x Suku Bunga
= 3.613.953 x 1%
= 36.139,-
Besar angsuran pada bulan ke-4 yaitu
= Angsuran pokok  + Angsuran bunga 4
= 416.667 + 36.139
= 452.806
Sisa yang belum di bayar : 3.613.953-452.806=3.161.147

dan seterusnya…. sebanyak 12 kali pembayaran.
Untuk bulan-bulan berikut dengan contoh kasus di atas, hasil penghitungan bunga akan semakin kecil dan total angsuran akan semakin rendah.

Kelebihan pertama metode perhitungan bunga efektif ini jelas terletak pada jumlah besaran bunga yang lebih rendah. Mengapa bisa lebih rendah? Sebab perhitungan Bunga Efektif mengacu pada besaran sisa saldo pinjaman di tiap bulannya. Hasilnya, nilai bunga dan total biaya angsuran akan semakin kecil sebab sisa pinjaman selalu berkurang. Meski begitu, metode perhitungan Bunga Efektif otomatis mengakibatkan total angsuran per bulan yang juga akan berbeda-beda. Hal ini dinilai menyulitkan peminjam dalam membayar angsuran tiap bulannya.

Demikian “Perhitungan Bunga Efektif Tanpa Rumus“. Semoga bermanfaat.

akulingiyai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas