--> Skip to main content

15 Soal Aritmetika Sosial Beserta Penyelesaian-Materi Matematika SMP Kelas 7 Semeter 2

Hallo Gengs.... Bagaimana kabar kalian hari ini?
Pada kesempatan kali ini, saya akan memposting 15 soal matematika tentang aritmetika sosial yang biasanya Gengs pelajari pada jenjang SMP lebih tepatnya kelas 7. Saya tidak hanya memberikan soal-soalnya saja tapi lengkap dengan cara penyelesaiannya.

Tanpa basa-basi, berikut 15 soal matematika SMP kelas 7 tentang aritmetika sosial plus penyelesaiannya.

Soal 1
Sebuah koperasi menyediakan perlengkapan belajar dengan membeli beberapa pak buku tulis dan kotak pensil. Satu buku tulis (isi 10 buah) dibeli dengan harga Rp 32.000, sedangkan satu kotak pensil (isi 12 batang) dibeli dengan harga Rp 12.000. Koperasi tersebut menjual buku tulis dan pensil dengan harga eceran. Setiap buku tulis dujual dengan harga Rp 4.000 per buah dan persil Rp 1.500 per batang. Jika buku tulis dan pensil habis terjual, berapakah persentase keuntungan kedua barang tersebut?
Jawab:
BUKU TULIS
Harga pembelian per buah:
Hb=32.000/10 = 3.200
Keuntungan:
U = Hj – Hb
= 4.000 – 3.200
= 800
Persentase keuntungan:
%U = (U/Hb) x 100%
= (800/3.200) x 100%
= (1/4) x 100%
= 25 %

PENSIL
Harga pembelian per batang:
Hb = 12.000/12 = 1.000
Keuntungan:
U = Hj – Hb
= 1.500 – 1.000
= 500
Persentase keuntungan:
%U = (U/Hb) x 100%
= (500/1.000) x 100%
= (1/2) x 100%
= 50 %
Jadi, persentase keuntungan buku tulis dan pensil masing-masing 25% dan 50%.

Soal 2
Riska membeli sepeda motor bekas seharga Rp 3.100.00 dari temannya. Motor tersebut diperbaiki lagi dengan menghabiskan biaya sebesar Rp 150.000. Beberapa hari kemudian, sepeda motor itu dijual kepada temannya dengan harga Rp 4.250.000. Berapa keuntungan yang diperoleh Riska dari penjualan tersebut?
Jawab:
Modal = Hb + biaya perbaikan
= 3.100.000 + 150.000
= 3.250.000
Untung = Hj – modal
= 4.250.000 – 3.250.000
= 1.000.000
Jadi, keuntungan yang diperoleh Riska dari penjualan tersebut adalah Rp 1.000.000.

Soal 3
Pak Ferry menjual sebuah televisi dengan harga Rp 960.000. Ternyata Pak Ferry rugi 20%. Harga pembelian teleisi semula sebesar…
Jawab:
Harga penjualan = Hj = 960.000
Rugi = R = 20%
Harga pembelian televisi
Hb = (100/(100-R)) x Hj
= (100/(100-20)) x 960.000
= (100/80) x 960.000
= (5/4) x 960.000
= 1.200.000
Jadi, harga pembelian teleisi semula sebesar Rp 1.200.000

Soal 4
Pak Bayu membeli sebuah teleisi seharga Rp 1.500.000.  Sebulan kemudian teleisi tersebut rusak dan menghabiskan Rp 250.000 untuk memperbaikinya. Setelsh selesai diperbaiki, Pak Bayu menjualnya dengan harga Rp 1.225.000. Dari penjualan tersebut Pak Bayu mengalami kerugian sebesar…
Jawab:
Harga pembelian = Hb = 1.500.000
Biaya perbaikan = 250.000
Harga penjualan = Hj = 1.225.000
Kerugian
R = (Hb + biaya perbaikan) – Hj
= (1.500.000 + 250.000) – 1.225.000
= 1.750.000 – 1.225.000
= 525.000
Jadi, Pak Bayu mengalami kerugian sebesar Rp 525.000.

Soal 5
Hippo membeli sebuah jam tangan dengan harga Rp 180.000. Setelah sebulan Hippo menjual jam tangan tersebut dengan harga Rp135.000. Persentase kerugian yang dialami Hippo adalah…
Jawab:
Harga pembelian = Hb = 180.000
Harga penjualan = Hj = 135.000
Rugi = R = Hb – Hj
= 180.000 – 135.000
= 45.000
Persentase Kerugian
= (R/Hb) x 100%
= (45.000/180.000) x 100%
= 25%
Jadi, persentasi kerugian yang dialami Hippo adalah 25%

Soal 6
Seorang penjual komputer mengatakan bahwa biaya pembuatan atau perakitan sebuah komputer yang dijualnya mencapai Rp 2.250.000. Setelah dijual ternyata ia untung 15%. Dengan harga berapakah komputer tersebut laku terjual?
Jawab:
Harga perakitan = M = 2.250.000
Persentase Untung  = 15% = 0,15
Harga penjualan:
Persentase untung =(U/Biaya perakitan) x 100%
Persentase untung =(Hj – biaya perakitan)/Biaya perakitan) x 100%

Persentase untung x biaya perakitan = Hj – biaya perakitan
0,15 x 2.250.000 = Hj – 2.250.000
337500 = Hj – 2.250.000
Hj = 3.375.000 + 2.250.00
= 2.587.000
Jadi, komputer tersebut laku terjual dengan harga Rp 2.587.000.

Soal 7
Sebuah pusat perbelanjaan menggelar diskon besar-besaran. Dimas membeli sebuah celana panjang seharga Rp 200.000 dengan diskon 30% + 15%. Berapakah yang harus dibayarkan Dimas?
Jawab:
Harga beli = Hb = 200.000
Diskon = 30% + 15%
Besar diskon pertama 
= 30% x 200.000
= 0,3 x 200.000
= 60.000
Harga setelah diskon pertama
= 200.000 – 60.000
= 140.000

Besar diskon kedua
= 15% x 140.000
= 0,15 x 140.000
= 21.000
Harga setelah diskon kedua 
= 140.000 – 21.000
= 119.000
Jadi, uang yang harus dibayarkan Dimas untuk pembelian celana tersebut sebesar Rp 119.000

Soal 8
Aldi membeli buku tulis dengan harga Rp 40.000 di sebuah toko. Jika pada saat membayar dikasir Aldi hanya membayar Rp 32.000, Aldi mendapat persentase potongan harga sebesar…
Jawab:
Harga pembelian mula-mual = 40.000
Harga setelah diskon = 32.000
Besar diskon = harga mula-mula – harga setelah diskon
= 40.000 – 32.000
= 8.000
Persentase  diskon 
= (besar diskon/harga mula-mula) x 100%
= (8.000/40.000) x 100 %
= (1/5) x 100%
= 20 %
Jadi, Aldi mendapat persentase potongan harga/diskon sebesar 20%

Soal 9
Rosa membeli sepotong celana dengan mendapat diskon 10% sehingga hanya membayar Rp 162.000. Harga celana tersebut sebelum didiskon sebesar…
Jawab:
Diskon=10%=0,1
Harga setelah diskon = 162.000
Harga sebelum diskon =?
Misalkan harga sebelum diskon = x maka:
Harga sebelum diskon = harga setelah disko + besar diskon
Harga sebelum diskon = harga setelah diskon  + (persentase diskon x harga sebelum diskon)
x = harga setelah diskon + [0,1(x)]
x = 162.000 + 0,1x
x – 0,1x = 162.000
0,90x = 162.000
x = 162.000/0,90 = 180.000
Jadi, harga celana tersebut sebelum didiskon sebesar Rp 180.000

Soal 10
Sebuah barang mempunyai tara 2% sama dengan 4 kg. Neto barang tersebut adalah… kg
Jawab:
Persentase tara = 2%
Tara = 4

Persentase tara = (tara/bruto) x 100%
2 = (4/bruto) x 100%
0,02 = 4/bruto
Bruto = 4/0,02 = 200

Neto = Bruto – Tara
= 200 – 4
= 196
Jadi, neto barang tersebut adalah 196 kg

Soal 11
Seorang pedagang membeli sekarung gula pasir dengan berat seluruhnya 50 kg dan tara 2%. Jika harga gula pasir Rp 11.000 per kg, pedagang tersebut harus membayar sebesar…
Jawab:
Berat seluruhnya= Bruto = 50
Persentase tara = 2%
Harga gula pasir per kg = 11.000
Berat gula pasir = Neto = bruto - tara
= bruto – (persentase tara x bruto)
= 50 – (2% x 50)
= 50 – (0,02 x 50)
= 50 – 1 = 49 

Besar pembayaran = berat gula pasir x harga gula pasir per kg
= 49 x 11.000
= 539.000
Jadi, pedagang tersebut harus membayar sebesar Rp 539.000

Soal 12
Demas menyimpan uang Rp 5.000.000 di sebuah bak. Setelah sepuluh bulan, uang Dimas menjadi Rp 5.750.000. Berapakah besar suku bunga pertahun yang diberikan oleh pihak bank?
Jawab:
Tabungan awal = M = 5.000.000
Periode = n = 10
Tabungan setelah mendapat bunga = 5.750.000
Besar bunga = tabungan setelah mendapat bunga – tabungan awal
= 5.750.000 – 5.000.000
= 750.000

Besar suku bunga:
Besar bunga = (n/12) x p% x M
750.000 = (10/12) x p% x 5.000.000
750.000 x  12 = 50.000.000 x p%
9.000.000 = 50.000.000 p%
p% = 9.000.000/50.000.000
= 9/50 
= 0,18 = 18%
Jadi, besar suku bunga yang diberikan oleh pihak bank sebesar 18% per tahun.

Soal 13
Pak Rosyit meminjam uang dibank sebesar Rp 6.000.000. Angsuran setiap bulan yang harus dibayar Rp 590.000 dalam jangka waktu satu tahun. Persentase bunga pinjaman tersebut sebesar … per tahun.
Jawab:
Pinjaman awal = M = 6.000.000
Besar angsuran = 590.000 per bulan
Besar angsuran selama satu tahun = 12 x 590.000 = 7.080.000
Besar bunga pinjaman = besar angsuran selama satu tahun – pinjaman awal
= 7.080.000 – 6.000.000
= 1.080.000

Persentase bunga pinjaman:
Besar bunga = (n/12) x p% x M
1.080.000 = (12/12) x p% x 6.000.000
p% = 1.080.000/6.000.000
= 9/50 
= 0,18 = 18%
Jadi, persentase bunga pinjaman tersebut sebesar 18%.

Soal 14
Pak Denny meminjam sejumlah uang dibank yang memberikan bunga pinjaman 15% per tahun. Pak Denny harus mengangsur setiap bulan selama satu tahun sebesar Rp 575.000. Pinjaman Pak Denny sebesar…
Jawab:
Bunga pinjaman = 15% = 0,15
Periode = n =12
Besar angsuran = 575.000
Besar angsuran selama satu tahun = 12 x 575.000 = 6.900.000
Besar bunga = (n/12) x p% x pinjaman awal
= (12/12) x 0,15 x pinjaman awal
= 0,15 x pinjaman awal

Pinjaman awal :
Pinjaman awal = Besar angsuran selama satu tahun – besar bunga
= 6.900.000 – (0,15 x pinjaman awal)

Misalkan pinjaman awal = M
M = 6.900.000 – 0,15M
M + 0,15M = 6.900.000
1,15 M = 6.900.000
M = 6.900.000/1,15 = 6.000.000
Jadi, pinjaman Pak Denny sebesar Rp 6.000.000

Soal 15 
Ibu Hanna menyimpan uangnya di bank pada awal bulan Maret 2021 sebesar Rp 2.500.000. Bank tersebut memberikan bunga 4% per tahun. Jika pada akhir bulan Noember 2021 Ibu Hanna mengambil uangnya, jumlah simpanannya sebesar…
Jawab:
Simpanan awal = M = 2.500.000
Persentase bunga = 4% = 0,04
Periode = n = awal Maret 2021 hingga akhir November 2021 = 9

Besar bunga selama 9 bulan:
Besar bunga = (n/12) x p% x M
= (9/12) x 0,04 x 2.500.000
= 75.000

Simpanan akhir :
Simpanan akhir = simpanan awal + besar bunga selama 9 bulan
= 2.500.000 + 75.000
= 2.575.000
Jadi, jumlah simpanan Ibu Hanna sebesar Rp 2.575.000


Semoga Bermanfaat.
Jangan lupa berlatih mengerjakan lebih banyak soal-soal lagi.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar